Berita

Syeikh KH Sa’adih Hadiri Nobar Film Pengkhianatan G30S/PKI

JAKARTA – Pimpinan Majelis Dzikir Assamawaat Al Maliki Jakarta, Syeikh KH Saadih Al Batawi menghadiri acara Nonton bareng Pemutaran Film Pengkhianatan G30S/PKI di Lapangan Bola Kebon Jeruk Jakarta Barat yang diselengarakan oleh Koramil 05/KJ Kodim 0503/JB, Jumat (22/9).  Tiba dilokasi acara, Syeikh KH Saadih Al Batawi yang didampingi sejumlah ustadz, langsung disambut oleh Danramil 05/KJ dan unsur lainnya seperti Kapolsek Kebon Jeruk, Camat Kebon Jeruk.     
 

Kegiatan pemutaran Film Pengkhianatan G30S/PKI mengangkat tema yakni “Waspada Bahaya Laten Komunis Yang Akan Merusak Pancasila dan UUD 1945” dan dihadiri ratusan masyarakat setempat.
 Pemutaran Film ini sebagai  tindak lanjut dari perintah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk melakukan nonton bareng yang dilakukan oleh seluruh jajarannya dengan mengajak masyarakat.
 

Dalam sambutannya, Syeikh KH Saadih menegaskan jika pemutaran film G30S/PKI adalah untuk mengenang sejarah bangsa kepada warga untuk bisa dipahami dan jangan sampai terulang lagi.  Juga bertujuan untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda dan peran masing-komponen bangsa, termasuk juga peran serta ulama dalam mempertahankan NKRI dari serangan komunis.

   “Pemuda yang merupakan generasi bangsa harus paham benar mengenai sejarah bangsa ini. Maka itu, dengan adanya pemutaran film ini maka akan bisa memberikan pengetahuan agar kejadian itu tak terulang lagi. NKRI adalah harga mati,” ujarnya 

 

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menuturkan, Pemutaran Film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G 30 S/PKI) adalah untuk mengingatkan kepada seluruh anak bangsa dan generasi muda agar peristiwa yang sama tidak  terulang kembali.

 

Pemutaran Film G 30 S/PKI adalah upaya untuk menyebarluaskan fakta sejarah kepada generasi bangsa. Seperti ungkapan Presiden pertama RI, Ir.Soekarno agar  kita tidak  melupakan sejarah serta jasa pahlawan.
Sejarah selalu berulang dalam kontek dan waktu yang berbeda. Karena itu memahami sejarah sangat penting sebagai pelajaran sekaligus penuntun arah bagaimana sejarah bangsa ini ke depan. Jika tidak, aangat mungkin kita akan mengalami hal serupa di masa yang akan datang.***